PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM MENJADI PERMEN JELLY SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN PENYAKIT DEGENERATIF

Penulis

  • Rilyn Novita Maramis Poltekkes Kemenkes Manado Penulis
  • Elvie Rifke Rindengan Penulis
  • Nurningsih Eka Suleman Penulis
  • Yos Banne Penulis
  • Evelina Maria Nahor Penulis

DOI:

https://doi.org/10.47718/bunaken.v4i1.81

Kata Kunci:

Jahe Merah, Kulit Buah Naga, Permen Jelly

Abstrak

Pemanfaatan bahan alami seperti jahe merah dan kulit buah naga sebagai obat tradisional dinilai lebih aman karena memiliki efek samping yang lebih kecil, serta mengandung senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Kulit buah naga yang sering menjadi limbah dapat dimanfaatkan bersama jahe merah sebagai bahan pembuatan permen jelly dengan tambahan agar sebagai produk olahan yang praktis dan bernilai guna. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado di Kelurahan Marawas Kabupaten Minahasa. Tujuan kegiatan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan bahan alam jahe merah dan kulit buah naga menjadi permen jelly sebagai alternatif penanganan penyakit degeneratif. Kegiatan melalui persiapan, pelaksanaan berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan permen jelly serta evaluasi melalui kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman tradisonal yang ada di pekarangan rumah menjadi sediaan permen jelly sebagai alternatif pengobatan penyakit degeneratif, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan bahan alam jahe merah dan kulit buah naga menjadi permen jelly sebagai alternatif penanganan penyakit degeneratif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM MENJADI PERMEN JELLY SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN PENYAKIT DEGENERATIF . (2026). Jurnal Pengabdian Masyarakat Komunitas Kesehatan, 4(1), 41-46. https://doi.org/10.47718/bunaken.v4i1.81

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama