Effectiveness of Slow Deep Breathing on Fatigue Scores in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis
DOI:
https://doi.org/10.47718/juiperdo.v13i2.27Kata Kunci:
Keletihan, Gagal Ginjal Kronik, Slow Deep BreathingAbstrak
Pada pasien gagal ginjal dengan hemodialisis biasanya mengalami manifestasi keletihan (fatigue), dengan prevalensi mencapai 68‑78 % dalam studi‑studi yang dipublikasikan sejak 2020. Manifestasinya bersifat multidimensional: secara fisik pasien melaporkan rasa lemas, penurunan stamina, dan ketidakmampuan menyelesaikan aktivitas harian sederhana (mis. mandi, berjalan < 30 menit); secara mental muncul gangguan konsentrasi, memori pendek, serta perasaan “berkabut” yang sering dikaitkan dengan depresi atau kecemasan. Manajemen non‑farmakologis terhadap keletihan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) dapat dilakukan melalui teknik relaksasi pernapasan, khususnya slow deep breathing. Secara fisiologis, pola napas yang dalam dan teratur menstimulasi tonus parasimpatis melalui aktivasi saraf vagus, sehingga terjadi penurunan denyut jantung, peningkatan variabilitas denyut jantung, serta pelepasan endorfin yang berperan sebagai analgesik endogen dan menurunkan kelatihan. Untuk menilai efektivitas penerapan slow deep breathing terhadap skor keletihan pada pasien gagal ginjal kronik on hemodialisis. Penelitian ini adalah deskriptif dengan studi kasus. Subyek dalam penelitian yaitu pasien gagal ginjal kronik on hemodialisis dengan masalah keletihan. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Skala Pengukuran Kelelahan (SPK) dan dalam memberikan penerapan teknik Slow Deep Breathing sesuai dengan SOP. Penerapan teknik slow deep breathing sesuai prosedur dalam 3 hari selama 4 kali perhari. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat penurunan tingkat keletihan pada ketiga responden yaitu pada respinden pertama terjadi penurunan dari keletihan sedang menjadi keletihan ringan, dan pada kedua responden lainnya terjadi penurunan tingkat keletihan dari keletihan berat menjadi keletihan sedang. Penerapan teknik slow deep breathing, efektif dalam mengurangi tingkat keletihan pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Perawat Manado

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


