The Effect of Red Onion Compresses on Lowering Body Temperature After DPT Immunization in Infants Aged 2-6 Months
DOI:
https://doi.org/10.47718/juiperdo.v13i2.24Abstrak
Imunisasi DPT sering menimbulkan efek samping berupa demam pada bayi yang tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga menimbulkan kecemasan pada orang tua. Diperlukan metode penanganan demam yang aman dan efektif, salah satunya melalui kompres bawang merah hangat di dahi selama 15 menit. Bawang merah mengandung senyawa sulfur organik Allyl Cysteine Sulfoxide (Allin) yang diyakini mampu menurunkan demam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh pasca imunisasi DPT pada bayi usia 2–6 bulan.
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Populasi penelitian adalah seluruh bayi yang mengalami demam pasca imunisasi DPT pada Maret–Juni 2025 sebanyak 43 bayi, dengan purposive sampling untuk menentukan responden sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata suhu tubuh sebelum perlakuan sebesar 37,99°C dan setelah perlakuan turun menjadi 37,39°C. Penurunan rata-rata sebesar 0,6°C terbukti signifikan secara statistik (p < 0,001).
Dengan demikian, kompres bawang merah efektif menurunkan suhu tubuh pada bayi usia 2–6 bulan pasca imunisasi DPT di wilayah kerja Puskesmas Sidangoli
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Perawat Manado

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


