PENYULUHAN DIABETES MELLITUS DAN SKRINING METABOLIK PADA WARGA SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.47718/bunaken.v4i1.104Keywords:
asam urat,, diabetes mellitus,, edukasi kesehatan,, skrining metabolik,, warga sekolahAbstract
Diabetes mellitus dan gangguan metabolik memerlukan pencegahan berbasis komunitas karena banyak risiko awal tidak bergejala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pencegahan diabetes mellitus dan menyediakan skrining metabolik awal bagi warga sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada 17 April 2026 di SMK Negeri 2 Manado melalui penyuluhan kesehatan, diskusi, pemeriksaan glukosa darah sewaktu, pemeriksaan asam urat, pencatatan hasil, dan konseling singkat. Peserta adalah guru dan siswa yang hadir secara sukarela. Pemeriksaan menggunakan sampel darah kapiler, sedangkan hasil dikategorikan secara deskriptif berdasarkan batas rujukan umum. Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan, terdiri atas 46 guru dan 24 siswa; 64,3% peserta adalah perempuan dan 70,0% berada pada kelompok dewasa. Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu menunjukkan 3 peserta (4,3%) memiliki nilai >=200 mg/dL. Pemeriksaan asam urat menemukan 38 peserta (54,3%) dengan kadar tinggi. Sebanyak 3 peserta (4,3%) memiliki kombinasi glukosa darah tinggi dan asam urat tinggi, sedangkan 35 peserta (50,0%) hanya memiliki asam urat tinggi. Kegiatan ini mencapai target dan menunjukkan bahwa edukasi serta skrining sederhana berbasis sekolah dapat mendukung kewaspadaan dini terhadap risiko penyakit tidak menular
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Komunitas Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


