Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Pemeriksaan Laboratorium Sederhana Pada Mahasiswi Jurusan Kebidanan
DOI:
https://doi.org/10.47718/bunaken.v3i2.53Kata Kunci:
skrining,, penyakit tidak menular,, pemeriksaan laboratorium sederhanaAbstrak
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Remaja, meskipun berada pada fase kesehatan prima, rentan terhadap faktor risiko PTM akibat perubahan perilaku yang berdampak pada kesehatan di masa dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini PTM pada mahasiswa tingkat I Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Manado melalui pemeriksaan laboratorium sederhana. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan tentang PTM dan pencegahannya, skrining kesehatan (tekanan darah, gula darah sewaktu, hemoglobin, urine protein dan reduksi, lingkar lengan atas, serta indeks massa tubuh), serta pemberian tablet Fe. Hasil menunjukkan 6,66% responden mengalami anemia dan 3,33% mengalami Kekurangan Energi Kronis. Berdasarkan IMT, 60% responden memiliki status gizi normal, sedangkan sisanya tergolong kurus, gemuk, dan obesitas. Pemeriksaan urine menunjukkan sebagian besar hasil normal. Kegiatan ini menegaskan pentingnya skrining berkala dan edukasi gizi berkelanjutan untuk mencegah anemia dan PTM pada remaja.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Komunitas Kesehatan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


