Therapy Adherence, Comorbidities and Recurrent Hospitalitation in Coronary HeartDisease Patient
DOI:
https://doi.org/10.47718/juiperdo.v12i01.113Kata Kunci:
Kepatuhan terapi;, komorbiditas;, rawat berulangAbstrak
Pendahuluan: Penyakit jantung koroner merupakan penyakit kronis yang menyebabkan tingkat rawat inap berulang yang cukup tinggi akibat kekambuhan penyakitnya. Berbagai alasan rawat inap berulang seperti masalah medis lainnya (komorbiditas) dan ketidakpatuhan terhadap rekomendasi kesehatan salah satunya kepatuhan terhadap terapi. Tujuan Penelitian: mengetahui korelasi
antara kepatuhan terapi dan komorbiditas dengan kejadian rawat inap berulang pada pasien penyakit jantung koroner. Metode: Desain penelitian adalah deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 61 pasien penyakit jantung koroner, menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik
demografi, MMAS-8 dan lembar wawancara. Data di analisis dengan uji chi square menggunakan program SPSS. Hasil: rerata usia respon den adalah 58.24 ± 5.43 tahun, dengan laki laki sebanyak 40 orang (65.6 %) dan tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan sekolah dasar yaitu sebanyak 27 orang (44.4 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan program terapi (p value = 0.007) dan komorbiditas (p value = 0.024) dengan kejadian rawat inap berulang pada pasien penyakit jantung koroner. Kesimpulan: kepatuhan program terapi yang lebih baik memungkinkan menjaga kondisi pasien penyakit jantung coroner tetap terkontrol dan dengan adanya komorbiditas menyebabkan keterbatasan dalam perawatan diri sehingga diperlukan penanganan terhadap kondisi komorbiditasnya.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Ilmiah Perawat Manado

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


