Determinants of Needlestick Injuries among Cleaning Service Workers at Prof. Dr. R. D. Kandou General Hospital, Manado
DOI:
https://doi.org/10.47718/juiperdo.v13i2.48Keywords:
Needlestick injury, Occupational health and safety, Cleaning service, SOP, PPEAbstract
Luka tusuk jarum (needlestick injury—NSI) merupakan kecelakaan kerja yang sering terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan dan berisiko tinggi menularkan penyakit melalui darah. Petugas kebersihan (cleaning service) sebagai tenaga non-medis memiliki kerentanan tinggi terhadap NSI karena keterlibatan langsung dalam pengelolaan limbah medis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan tentang limbah medis dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), penggunaan alat pelindung diri (APD), serta pelatihan K3 dengan kejadian NSI pada petugas cleaning service. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan teknik total sampling terhadap seluruh petugas cleaning service di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap SOP (Exp(B)=6,978; p=0,026) dan pelatihan K3 (Exp(B)=9,298; p=0,012) berhubungan signifikan dengan kejadian NSI. Sementara itu, pengetahuan tentang limbah medis dan K3 serta penggunaan APD tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kepatuhan SOP dan pelatihan K3 merupakan faktor dominan yang memengaruhi kejadian NSI pada petugas cleaning service.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Perawat Manado (JUIPERDO)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


