Psychosocial Adaptation of Older Adults: A Comparison of Depression at Home and in Social Care Institutions in Manado
DOI:
https://doi.org/10.47718/juiperdo.v13i2.43Kata Kunci:
lansia, depresi, rumah, panti werdhaAbstrak
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan, termasuk depresi sebagai salah satu gangguan psikologis yang sering muncul. Lingkungan tempat tinggal dapat memengaruhi tingkat depresi lansia melalui perbedaan dukungan sosial dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat depresi pada lansia yang tinggal di rumah dan lansia yang tinggal di Panti Werdha Senja Cerah Manado. Penelitian menggunakan desain komparatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu lansia yang tinggal di rumah dan lansia yang tinggal di panti werdha, dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat depresi antara kedua kelompok, di mana lansia yang tinggal di panti werdha cenderung memiliki tingkat depresi lebih tinggi dibandingkan lansia yang tinggal di rumah. Faktor dukungan keluarga, interaksi sosial, dan kondisi lingkungan berperan penting dalam perbedaan tersebut. Kesimpulan, tempat tinggal berpengaruh terhadap tingkat depresi lansia sehingga intervensi berbasis dukungan sosial perlu ditingkatkan untuk kesejahteraan psikologis mereka.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Perawat Manado

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


